Kamis, 15 Desember 2011

WAHAI MUSLIMIN KEMBALILAH KEPADA FITRAHMU






FTRAH MANUSIA ADALAH MUSLIM DAN HIDUP DI DALAM ATURAN ISLAM


  فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ ٱللَّـهِ ٱلَّتِى فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ ٱللَّـهِ ۚ ذٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ وَلٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui," (Q.S Ar Ruum (30):30﴿


مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَٱتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَلَا تَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ

"dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah," (Q.S Ar Ruum (30):31﴿

مِنَ ٱلَّذِينَ فَرَّقُوا۟ دِينَهُمْ وَكَانُوا۟ شِيَعًا ۖ كُلُّ حِزْبٍۭ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

"yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka." (Q.S Ar Ruum (30):32﴿



Telah menjadi fitrah ikan itu hidup di air, maka ketika ikan keluar dari fitrahnya ia akan menggelepar lalu kemudian mati.

Maka sudah menjadi ftrahnya manusia itu menjadi muslim dan hidup di dalam aturan Islam secara bersatu di dalam satu Jama'ah yang diperintahkan oleh Allah dan RasulNya yaitu Jama'ah Muslimin dengan satu pimpinan Imam atau Khalifah dan inilah yang disebut Al-Jama'ah.

Maka jika Muslimin keluar dari fitrahnya, ia akan ditimpa oleh malapetaka dan bencana serta terlepaslah mereka dari jalan yang lurus dan menghadap Allah dalam keadaan tanpa ikatan Islam serta menghadapi ancaman api neraka, demikianlah  nasib mereka seperti ikan yang keluar dari air. Hal ini telah Allah jelaskan dalam firman-Nya :

 إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَهَاجَرُوا۟ وَجٰهَدُوا۟ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّـهِ وَٱلَّذِينَ ءَاوَوا۟ وَّنَصَرُوٓا۟ أُو۟لٰٓئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يُهَاجِرُوا۟ مَا لَكُم مِّن وَلٰيَتِهِم مِّن شَىْءٍ حَتَّىٰ يُهَاجِرُوا۟ ۚ وَإِنِ ٱسْتَنصَرُوكُمْ فِى ٱلدِّينِ فَعَلَيْكُمُ ٱلنَّصْرُ إِلَّا عَلَىٰ قَوْمٍۭ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثٰقٌ ۗ وَٱللَّـهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. " ﴾Q.S Al Anfaal (8):72﴿

وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ إِلَّا تَفْعَلُوهُ تَكُن فِتْنَةٌ فِى ٱلْأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ

"Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar."  ﴾Q.S Al Anfaal (8):73﴿

Seperti yang dijelaskan oleh Allah pada surah Al-Anfal ayat ke 72 di atas, kaum muslimin pada masa Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam hidup di dalam fitrah mereka di bawah kepemimpinan Rasulullah shollallahu wasallam yang menunjukan bahwa mereka semua berada dalam satu ikatan kepemimpinan dan itulah yang disebut Jama'ah Musllimin sehingga mereka dapat saling tolong menolong diantara sesama mereka.

Maka saat ini, kita kaum muslimin seluruhnya telah keluar dari fitrah kita sendiri dimana ternyata muslimin saat ini hidup secara bergolong-golongan tanpa adanya satu Imam atau Khalifah yang di dengar dan ditaati oleh seluruh muslimin dimanapun mereka berada siapapun ia dan apapun bangsanya. Sehingga akhirnya malapetaka menimpa kepada muslimin dimanapun mereka berada dan apapun bangsanya serta diperangi oleh orang-orang kafir yang telah bersatu untuk memerangi kita semua sebagaimana penjelasan pada surah Al-Anfal ayat ke 73 di atas.

Maka bagaimanakah caranya agar kita dapat kembali kepada fitrah kita sehingga Allah kembali menjadi penolong kita semua?

Silahkan di simak diskusi pada link berikut ini :
 https://www.facebook.com/groups/jaringan.islam.bersatu/permalink/322291224466006/

(Copas: Grup FB "MARI BERSATU DALAM MENEGAKKAN ISLAM" )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar